Keberadaan sumber air yang melimpah menjadi tersendiri bagi para petani di dusun brumbung,desa kalicilik,kecamatan sukosewu.Pasalnya air merupakan salah satu kebutuhan pokok para petan untuk bercocok tanam.Di dusun Brumbung dapat dengan mudah kita menjumpai sumur artesis atau dikenal juga sebagai deep well .Sumur artesis merupakan sumur yang lebih dalam daripada sumur biasa.Pembuatan sumur tipe ini membutuhkan peralatan pengeboran yang cangih .
Ada sekitar 14 titik sumur yang dapat kita jumpai di dusun Brumbung.Sumur-sumur tersebut dimanfaatkan oleh pemiliknya untuk mengairi sawah di musuim kemarau,di mana di musim kemarau ini curah hujan sangat rendah .Dengan memanfaatkan keberadaan sumur ini para petani bisa memanen padi sebanyak tiga kali setahun . Selain itu,ketersediaan air juga dimanfaatkan untuk budidaya ikan
Kebun Melon
Bojonegoro -Terobosan baru yang dilakukan oleh Mahfud, salah satu petani di desa kalicilik memang patut diacungi jempol.Tanaman yang dia tanam, tidak pada umumnya yang ditanam oleh sebagian besar petani selama ini.Menanam Melon memang belum terbiasa dilakukan oleh Mahfud ataupun para petani,di daerah sekitarnya.Sehingga langkah dia untuk menanam melon terbilang cukup berani dan spekulatif.Minimnya pendapatan dari hasil tani yang ia dapat selama ini menjadi alasan,mengapa ia beralih tanam ke melon,meskipun resiko yang dipikulnya juga besar.Langkah yang dilakukan oleh Mahfud ini,cukup mendapat apresiasi dari perangkat desa setempat.H Solikin ketika di tanya tentang hal ini mengatakan ," Petani sekarang memang harus pandai-pandai mencari terobosan-terobosan baru biar tidak ketinggalan".

Di zaman modern sekarang ini,petani memang dituntut untuk inovatif untuk mencari terobosan-terobosan baru baik dalam hal jenis tanaman maupun cara bercocok tanam,agar tidak ketinggalan dengan perkembangan.Petani harus mampu meningkatkan kualitas hasil tanamnya agar mampu bersaing di pasaran.
Apalagi menjelang AFTA( ASEAN Free Trade Area ),di mana produk dari seluruh negara ASEAN bebas keluar masuk.Jika kualitas hasil tanam kita kurang memadai maka secara otomatis akan tersisih di pasaran.
Bojonegoro- (10/06/2014) Rendra anggota KIM Tirta Brumbung yang didampingi sekretaris desa Kalicilik "Yuswono" mengujungi CV. Sampang Jaya yang berlokasi di dukuh bojan desa kalicilik. CV Sampang Jaya yang di pimpin oleh H.Roni merupakan perusahaan pemecah batu menjadi kecil-kecil (koral). koral merupakan bahan yang biasanya digunakan untuk bahan bangunan rumah,gedung dan jalan . H.Roni memiliki 12 pekerja yang berasal dari daerah setempat. dengan adanya CV tersebut pengangguran di daerah sukosewu khususnya desa kalicilik menjadi sedikit berkurang.
Bojonegoro - Musim kemarau
diartikan
musim paceklik/musim susah
namun tidak untuk desa kami. Kalicilik selain memiliki tanah yang subur juga
mempunyai
tempat untuk mengeringkan
tembakau! orang-orang sekitar biasa menyebutnya “open”. Di desa kami memiliki
sekitar 6 pengusaha open yang lokasinya tersebar dibeberapa dukuh diantaranya :
Brumbung, Putuk Lor,Putuk Kidul dan Kalicilik. Hal ini merupakan berkah
tersendiri bagi para petani, karena saat pagi sampai siang mereka pergi kesawah
untuk merawat tembakau malam harinya mereka bisa pergi ke open untuk congok.
Congok merupakan proses pemilahan daun tembakau kualitas bagus dengan kualitas kurang
bagus kemudian baru dimasukan ke dalam open untuk proses pengapian. Menurut
Solikin salah satu pengusaha dan sekaligus Kepala Desa Kalicilik menuturkan untuk
proses congok dan pengapian itu sendiri dibutuhkan banyak sekali tenaga. Dalam satu
kali proses congok dan pengapian minimal membutuhkan 15 orang per opennya.
=Dederan Tembakau=
Bojonegoro-Bendungan klepek ini merupakan miniatur bendungan di Indonesia. Salah
satu Bendungan yang ada di Indonesia yang dibuat pada tahun 1930 atau 3
tahun lebih tua dari Bendungan Pacal. Selain untuk pengairan DAM juga digunakan sebagai tempat memancing serta nongkrong (hangout) warga sekitar khususnya para remaja setiap sore sampai malam.
= DAM Tampak Dari Satelit =
=DAM Tampak Dari Selatan=
=DAM Tampak Dari Utara=